Key Chain Experiment

name tag

Saya selalu membuat kerajinan tangan di meja tulisku dan sering membuat berantakan seluruh meja (bahkan meja adik pun ikut jadi korban) dan punya satu masalah karena ibu saya seorang pecinta kebersihan dan kerapian. Prinsipnya, di mana suatu barang diambil, di situ juga harus dikembalikan setelah digunakan.  Tapi, kalau masih dalam pengerjaan, bagaimana?? Kadang kala, saat masih dalam tahap pengerjaannya, bisa saja kita dipanggil untuk makan atau jalan-jalan dan terpaksa harus meninggalkan pekerjaan itu sesaat. Di saat itulah, kebiasaan buruk saya muncul. Untuk supaya tetap ‘kelihatan’ bersih dan rapi, saya cenderung melempar semua barang ke laci yang ujungnya membuat saya kewalahan mencari barang-barang tersebut nantinya.

I usually craft on my table and tend to throw everything inside a drawer because my mom always disagrees with the idea of having a lot of stuff going on on the table when the person causing it is not even around and this bad habit has given me a hard time when I need those things back.

Minggu yang baru lewat, saya membersihkan meja dan laci-laci dan menemukan banyak kain-kain flanel berbentuk L (saya rasa itu sisa-sisa flanel yang saya gunakan saat membuat bentuk persegi). Saya ingin menjadikannya sampul buku tapi sisa kain itu terlalu kecil. Entah karena warna kain yang tersedia atau karena ingin makan biskuit, tiba-tiba saya terpikir untuk membuat biskuit dari sisa-sisa kain ini.

The other day, I was cleaning my table and drawers and found all these small pieces of cut ‘L’ shape felt, I think they are leftovers from a big rectangular cut. They are too small to be used to make a notebook cover (I was thinking of making one). It popped out to my head that I’ll make a biscuit out of these leftover felts (I don’t even know where this idea came from and why in the world I would make a biscuit out of it).

small sizes leftover materials

Material dan peralatan:

– flanel (3 warna) dengan ukuran 9 cm x 6 cm; 7.5 cm x 4.5 cm; 7 cm x 4 cm);
– kertas karton (9 cm x 6 cm);
– gantungan kunci;
– gunting;
– lem;
– benang dan jarum.

Saya menggunakan jahitan rantai karena saya merasa jahitannya mirip gandum bila dijahit satu garis lurus/bengkok.

Materials and tools:

– felt of 3 colors (approx. 9 cm x 6 cm; 7.5 cm x 4.5 cm; 7 cm x 4 cm);
– card board (9 cm x 6 cm);
– keychain;
– cutter/scissors;
– glue;
– threads and needle.

I chose the basic embroidery chain pattern because I personally think it looks like wheat when you make a continuous line out of it.

attach a key chain

Pengakuan:

Setelah selesai, Saya menyadari teks yang dijahit tidak terlalu bagus dan setelah dilihat lebih lama lagi, bahkan bentuknya pun tidak mirip biskuit lagi. Jadi akhirnya saya menjadikannya sebuah gantungan kunci bernama.

Confession:

After putting everything together, I realized that the text doesn’t look very good and after looking at it for a while, it doesn’t even look like a biscuit anymore so I think I’ll just treat it as a name tag key chain for the time being.

onel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge