Pen Holder Monster

Kerajinan tangan yang terinspirasi dari ibu yang cinta kerapian.

Another mama’s neat freak inspired craft :)

Apakah kamu pernah harus berusaha memasukkan tangan ke dalam tempat pensil yang sempit hanya untuk mengambil sebuah penghapus yang selalu berada di dasar tempat pensil tersebut? Saya kira hampir semua orang pasti pernah mengalami hal itu (malah ada yang sampai tertusuk benda-benda yang berada di dalam demi penghapus itu).

Have you ever had to dive your hand all the way through the small and narrow pen holder on your table to just get your little eraser? I’m sure most of us had (not to mention some of us even got poked by things inside that black hole).

Saya sering asal memasukkan pensil, binder klip, cutter, gunting, kertas, penghapus atau bahkan JARUM ke dalam tempat pensil saya (tempat pensil ini seperti punya kapasitas tak terbatas) saat saya terburu-buru dan harus membereskan meja yang telah saya buat berantakan. Hal yang paling menyebalkan adalah ketika saya butuh sesuatu yang berada di dasar tempat pensil ini, saya harus mengeluarkan semuanya untuk mengambilnya atau memaksa tangan untuk meraihnya sambil berharap tidak tertusuk benda-benda tajam.

I always stuff pencils, binder clips, pen knife, name cards, eraser even NEEDLES inside my pen holder (sounds like it’s a big pen holder that has infinity amount of storage capacity) when I am in a hurry and yet I have to clean up the mess I made. The annoying thing is that when I need a particular thing that happens to be at the bottom of the holder, I have to pour everything out to get it. 

Dengan alasan itu, saya membuat monster pemakan alat-alat tulis ini.

And so, I made this! The stationery eating monster.

*Saya malu untuk mengatakan bahwa tutorial ini tidak detil tapi saya masih berencana untuk membuat beberapa dengan monster yang berbeda dan berniat untuk mendokumentasinya sekali lagi.

Material & Peralatan:

1. Pipa PVC;
2. Kain flanel;
3. Kapas;
4. Kawat tipis atau apapun yang bisa digunakan untuk membuat kumis (tidak diharuskan karena kamu selalu bisa membuat kucing/anjing/serigala tak berkumis);
5. Gergaji tangan (untuk memotong pipa PVC);
6. Gunting;
7. Jarum dan benang.

 

*I am embarrassed to say that this is not a detailed step by step tutorial but I am thinking of making a few more with different monsters in the near future and this time I’ll put more work in documenting the process. 

Materials & Tools:

1. PVC pipe;
2. Felt;
3. Cotton;
4. Thin wires or whatever you can come up to make whiskers (optional, you can always have a no-whisker cat/dog/wolf);
5. Hand saw (to cut the PVC pipe);
6. Scissors;
7. Needle and threads.

 

felted PVC

Kepala kucing (ini monster kucing, walau bila tidak mirip) yang diselimuti dengan kain flanel. Adik saya mengiranya sebagai setan kecil karena telinga lancipnya tapi saya rasa bentuknya lebih mirip batman.

The head of the cat (it’s a cat, by the way) covered with felt. My younger sister said it looks like the little devil with pointy ears but I think it looks like batman.

the tounge

Lidah kucing dari felt merah, dijahit ke dasarnya. Saran saya, lebih baik menggunakan sesuatu yang kokoh sebagai dasarnya (kertas karton berlapis atau gabus) supaya dasarnya dapat menahan barang-barang yang nantinya akan ditaruh di dalam. Saya hanya menyisipkan kapas di antara lidah dan dasarnya.

The tounge sewn to the base of the holder. I suggest to have something solid below (stacks of cardboard, cork, etc.) so that the base doesn’t look flimsy after you started putting things inside. I only stuffed cotton in between. 

the tail

Ekor kucing. Buat 2 set, sisipkan kapas di antaranya dan jahit menjadi satu.

The tail of the cat. Make 2 copies of a tail, stuff cotton in between and sew them together.

front view

Tempelkan mata, hidung, dan kumis, selesai!

Paste the eyes, nose and whiskers and there you go, it’s done! 

3/4 side view

tail attached at the back

Jahit ekot pada bagian belakangnya.

Sew the tail at the back of the holder.

Pengakuan:

Seperti yang saya katakan di atas, saya hanya menggunakan kapas dan flanel pada bagian dasar. Setelah saya memasukkan alat-alat tulis saya (yang lumayan banyak), saya menunjukkan hasilnya pada ibu. Hal yang pertama diucapkan, “Rahang kucingnya hampir jatuh, tuh.”

Confession:

As I have said above, I didn’t have something that can be considered as a strong base for this holder. After stuffing my stationery inside (they are quite a lot), I showed it to my mom, trying to impress her. First thing she said, “Jaw dropping cat”.

onel

Tip Junkie handmade projects

4 thoughts on “Pen Holder Monster

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge